Rabu, 13 April 2016

Esai KKN Kebangsaan 2016 di Kepulauan Riau

Esai ini diajukan untuk mengikuti seleksi KKN Kebangsaan 2016 di UMRAH Kepualauan Riau, banyak kisah dibalik perjuangan seleksi ini. Mulai dari info dari kampus yang tertutup sampai kami harus berjuang sendiri mencari informasi dari teman beda jurusan, fakultas bahkan Universitas. Belum ada kabar pengumuman hasil seleksi ini namu  apresiasi tinggi kepada Kak Shariyani S.IP yang sudah menyempatkan melihat dan memperbaiki esai ini ditengah kesibukan pekerjaannya sekarang, serta semangat selalu bagi teman-teman yang sama-sama mengheboh dan berjuang untuk KKN Kebangsaan ini; Rizka Afira Ningrum Pratama (Co. HUMAS IICR), Muhammad Abrar (Menteri Kesehatan BEM UR yang baru saja menang Mawapres PSIK), Deldiya (SekmenPP BEM UR yang setia nemenin bolak-balik puskom,fakultas dan LPPM UR) juga pada seluruh ASKAR BEM Universitas Riau yang telah berpartisipasi turut mengadvokasikan masalah tertutupnya info ini sampai akhirnya diberikan lagi kelonggaran waktu hingga 15 April 2015, apapun itu hasilnya tidak ada salahnya jika telah mencoba... semoga kita berempat lulus seleksinya..Amiiiiinnn....

Jika kelak tidak lulus, semoga tulisan ini mampu membantu pembaca atau pemerintah nantinya untuk memikirkan kembali Nasib Pulau Lain Di Sekitar Funtasy Island, Kepri. Selamat Membaca 

Strategi Pengembangan Ekowisata Bagi Pulau Disekitar Funtasy Island Kepulauan Riau

Oleh:

TITIK KAROMA (1301110110)

Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik


Funtasy Island merupakan taman rekreasi bertema alam (Eco-theme park) yang digadang-gadang akan menjadi tempat wisata terbesar di dunia. Funtasy Island terletak di Kecamatan Belakang Padang yang merupakan salah satu kecamatan hinterland di Kota Batam Kepulauan Riau. Letaknya persis di sebelah Pulau Belakang Padang yang juga merupakan pusat administrasi Kecamatan Belakang Padang dan pada awal kemerdekaan pernah menjadi pusat pemerintahan Kota Batam. Funtasy Island sebenarnya adalah perubahan nama dari Pulau Manis. Perubahan ini terjadi karena pulau manis dilirik oleh Funtasy Island Development (FID), yakni investor asing dari Singapura yang kemudian bekerja sama dengan PT Batam Island Marina untuk menjadikan Pulau Manis sebagi tempat wisata, dan kini namanya telah berubah menjadi Funtasy Island.
 
Jarak antara Batam dan Singapura tidak terlalu jauh yakni 20 km/jam atau lebih kurang selama 30 menit perjalanan dengan menggunakam Fery dari Pelabuhan Terminal internasional Sekupang Batam. Funtasy Island merupakan salah satu Pulau dari ratusan Pulau yang ada di Kecamatan Belakang Padang. Berdasarkan Kecamatan Belakang Padang Dalam Angka Tahun 2014, sebanyak 108 Pulau yang ada di satu Kecamatan Belakang Padang. Diantaranya 43 pulau ialah pulau yang berpenghuni, sedangkan sisanya sebanyak 65 pulau merupakan pulau tidak berpenghuni. Letak yang strategis yang berhadapan langsung dengan Singapura, dan pasir yang putih menjadi alasan utama kenapa Pulau Manis dilirik oleh investor.
 
Proyek pengerjaan Funtasy Island menjadi daerah wisata terbesar akan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2016. Dalam perencanaannya akan dibangun ratusan villa di darat dan dilaut, hotel, pantai yang indah, dan wahana bermain yang akan menarik para wisatawan untuk berkunjung. Konsep pembangunan Funtasy Island lebih menekankan pada pelestrian lingkungan, tergambar dari akan ditanamnya 4.000 pohon bakau, penangkaran lumba-lumba, dan pelestarian terumbu karang. Keadaan seperti ini benar-benar menjadikan funtasy island sebagai contoh ekowisata bahari yang patut ditiru.
 
Disisi lain ada hal yang cukup menjadi perhatian. Target kemajuan funtasy island ternyata tidak terlalu berdampak pada kemajuan pulau disekitarnya, salah satu contohnya Pulau Belakang Padang. Sejak tahun 2012 proyek funtasy island dimulai, dan berjalan sampai sekarang. Banyak masyarakat yang angkat bicara memberikan gambaran tentang proses pembangunan tersebut. Salah satunya berpendapat, bahwa funtasy island yang ditargetkan akan menjadi tempat wisata terbesar di dunia hanya akan bermanfaat bagi para investor. Sebab kabar yang didapatkan bahwa, kedepan jika ingin datang ke funtasy island harus melewati pelabuhan di Singapura dan transaksi keuangan kabarnya akan menggunakan dolar Singapura.
 
Keadaan ini ternyata cukup dikhawatirkan oleh beberapa warga asli Belakang Padang. Maka dari itu agar kemajuan funtasy island dapat berdampak besar bagi pulau disekitarnya maka harus dibuat strategi pengembangan ekowisata bahari baru dari Pemerintah Kota Batam. Strategi yang dimaksud adalah, Pemerintah Kota Batam membuat kebijakan alur transportasi untuk sampai ke Funtasy Island. Yaitu dari Pelabuhan Batam ke Pelabuhan Belakang Padang dengan jarak tempuh selama 10-15 menit, kemudian berjalan menggunakan becak tradisional yang ada di Belakang Padang menuju Sekanak, yakni tempat yang berbatas langsung dengan Funtasy Island. Lalu dibuat Pelabuhan penyebrangan yang akan menghubungkan Belakang Padang dengan Funtasy Island yang jarak tempuhnya selama 5-8 menit.
 
Menurut jurnal dari Universitas Diponegoro oleh Femy Nadia Rahma, Herniwati Retno Handayani. Secara umum hasil dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa sektor pariwisata berpengaruh positif meningkatkan pendapatan daerah, karena sifatnya sebagai Quick Yielding Industry (cepat menghasilkan). Sehingga sangat tepat sekali srategi pengembangan ekowisata tersebut akan mampu menciptakan kemanfaatan lebih bagi ekonomi masyarakat dan juga ekowisata baru di Belakang Padang yang juga akan memberikan dampak baik bagi Pemerintah Kota Batam. Hadirnya para wisatawan ke Funtasy Island dengan melewati Belakang Padang dapat memicu masyarakat membuat ekowisata baru, misalnya wisata kuliner melayu khas Belakang Padang, atau hidupnya lagi pusat permainan gasing di Sekanak yang sempat mencuat dan terkenal, atau menghidupkan lagi pantai-pantai Belakang Padang yang saat ini sudah tidak ramai pengunjung. Akhirnya jika kemajuan Ekowisata di Funtasy Island berdampak luas bagi masyarakat, maka dengan sendirinya masyarakat akan terlibat sepenuhnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rabu, 30 Maret 2016

MEA Datang, Riau Belum Siap



Oleh :
Titik Karomah
Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional 2013
Ketua Jurnalistik KOMINFO BEM Universitas Riau

Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, Riau Masih Belum Siap

Sudah terlalu basi memang ketika sekarang masih membicarakan apa itu Masyaratakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 dan apa persiapan Indonesia mengingat kita tengah berada didalam arena itu sekarang. MEA menjadi ajang pertarungan daya saing industri negara se-ASEAN yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian dalam negeri, khususnya Riau. Namun pertanyaan besar berikutnya apakah Riau sudah siap akan kehadiran MEA ini???

Selanjutnya dalam hal ASEAN Economic Community atau MEA ini, mungkin disinilah yang banyak dicemaskan oleh masyarakat khususnya para pelaku usaha. Dalam bidang ini nantinya ada kawasan pasar bebas ASEAN, mungkin yang dicemaskan adalah jika nanti kalah bersaing dengan produk luar negeri. Di era ini selain ada persaingan namun juga ada peluang pasar yang lebih luas. Meningkatkan mutu dan juga kualitas produk menjadi hal yang pokok dalam menghadapi MEA 2015. Dengan produk yang berkualitas maka produk bisa bersaing karena diminati konsumen. Peran masyarakat disini bisa dilakukan dengan cara cinta produk buatan dalam negeri. Dengan cinta produk buatan dalam negeri maka masyarakat ikut membantu kelangsungan para pelaku usaha lokal.

Sejatinya mungkin itu yang dapat kita gambarkan dalam keinginan kita namun melihat kenyataan yang ada di Riau ini sendiri, apakah masih mungkin produk lokal riau mampu bersaing dngan produk luar negeri sedang mungkin dalam negeri saja masih belum bisa menguasai pasar. Sejauh ini yang paling signifikan berubah yaitu dengan mulai sebatas memperkenalkan produk melalui internet juga menjadi solusi dalam memasarkan produk lokal. Kita bisa menggunakan website, blog, maupun situs jual beli, dan sosial media untuk mempromosikan produk-produk lokal ke mancanegara. Sederhananya produk lokal di sekitar kita banyak sekali yang mempunyai kualitas dan mutu yang tidak kalah dengan produk luar negeri, hanya karena kurang dikenal maka masih sedikit peminat. 

Provinsi Riau berada pada posisi yang sangat strategis baik secara geografis, geoekonomi dan geopolitik bahkan dapat dibilang Riau adalah gerbangnya ASEAN yang dapat menjadi peluang emas negara asing untuk berbondong-bondong masuk ke Riau. Secara Geografis, Riau berada pada jalur perdagangan dan ekonomi internasional, peluang emas harusnya karena Riau dapat berperan penting kedepannya,sangat saying jika Riau tak bisa memanfaatkannya sedangkan dapat kita pastikan bahwa negara-negara asean tengah berebut untuk masuk ke Riau. Benar saja perhatikan kebijakan seperti apa dan bagaimana yang diambuil pemerintah terkait hal ini?

Dilihat dari Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) Riau dalam produksi dan pengembangan produk lokal seperti Bolu Kemojo, Kacang Pukul, Lempuk durian, Lepat Bugi dan lainya masih senada belum dapat dinyatakan siap menghadapi MEA, jangankan pasar internasional pasar nasional pun masih belum dikuasai.
Disisi lain yang turut juga menyita perhatian adalah dari segi Sumber Daya Manusia karena pada kenyataannya negara lain seperti Singapura,Thailand, Vietnam, Malaysia dan beberapa negara asean lainnya sudah belajar dan menguasai bahasa Indonesia sedangkan masyarakat riau sendiri jangankan bahasa Thailand, bahasa Inggris saja masih terkesan menjelelimet sehingga sangat terkesan Indonesia, Riau khususnya masih sangat santai dalam era MEA ini. Lalu akankah kita hanya menonton dan menikmati MEA ini saja tanpa persiapan yang matang sedari jauh hari.

Pemerintah Riau harusnya dapat mensosialisasikan MEA 2015 ini tidak hanya pada mereka yang yang bertitle dan faham akan politik, MEA dan kebijakan saja namun harus merata dalam semua lapisan masyarakat. Gaung MEA ini hanya sontak terdengar didalam sebuah instansi saja namun banyak masyarakat menengah ke bawah masih tidak faham dengan MEA dan apa perubahan ketika MEA itu datang dan apa yang harus dipersiapkan.

Gema Riau siap hadapi MEA mengadalkan sector perkebunan, migas juga Pariwisata ini setidaknya menjadi bagian strategi pemerintah menyuburkan Riau dalam MEA, namun hal itu saja tidak cukup jika tidak disertai pembekalan baik ilmu, melalui sosialisasi pelatihan dan persiapan tenaga kerja serta dukungan penuh pemerintah tehadap barang lokal dan juga tenaga kerja lokal agar sumber daya alam dan manusia yang ada dapat termanfaat dengan baik, tidak semata-mata mengandalkan produk lain. Menjamurnya minimarket di Pekanbaru contohnyadapat mengalahkan produk Pasar yang kalah dalam segi harga dan Kemasan. Apa salahnya kembali menghargai barang asli Indonesia, khususnya Riau dalam menghadapi MEA ini. Kurangi konsumsi dan ketergantungan produk asing, mulai hargai dan gunakan produk dalam negeri akan lebih indah ketika Bolu Kemojo mendunia dibanding Pizza, secara tidak langsung nama Riau juga akan ternagkat dan kedepannya dapat meningkatkan perekonomian daerah, apapun bentuknya dan seperti apapu  nyatanya sekarang saya yakin Pemerintah memikirkan ketidaksiapan Riau menghadapi MEA ini, pikirkan kebijan yang dapat menguntungkan semua pihak jika tidak akan dipastikan Riau hanya akan jadi Penonton MEA saja.

Permainan Tradisional dalam Meminimalisir Candu Game Online



Kearifan Lokal Permainan Tradisional Dalam Muatan Lokal Sekolah Dasar Sebagai Usaha Meminimalisir Kecanduan Anak-Anak Dalam Bermain Game Online


Pemuda adalah harapan dan tulang punggung bangsa, kedudukan dan peran pemuda memang sangat vital dalam pembangunan sehingga wajar saja jika masa depan berada pada tangan-tangan pemuda. Pemuda dituntut berperan aktif dan tampil di garda terdepan pembangunan bangsa, baik fisik maupun mental spiritual dan karakter.
            Kearifan lokal adalah kepandaian dan strategi-strategi pengelolaan alam semesta dalam menjaga keseimbangan ekologis. Adanya gaya hidup yang konsumtif dapat mengikis norma-norma kearifan lokal di masyaralat, untuk menghindari hal tersebut maka yang berhubungan erat dengan kelestarian yang perlu diledtarikan yaitu kearifan lokal.
Kearifan lokal menekankan kepada ‘tempat’ dan ‘lokalitas’ dari suatu kearifan tersebut, tetapi tidak harus merupakan pewarisan dari generasi sebelumnya (kearifan tradisional). Suatu kearifan lokal bisa saja baru muncul beberapa tahun belakangan, atau didapat dari generasi sebelumnya. Kearifan lokal yang baru saja muncul bisa saja disebut ‘kearifin kini’ untuk membedakannya dengan ‘kearifan lama’ yang telah lebih dulu dikenal dalam sebuah masyarakat.
Konponen utama dari kearifan lokal adalah hal-hal yang berhubungan dengan berbagai sistem pengetahuan, cara pandangan, nilai-nilai, serta praktik-praktik dari sebuah komunitas masyaraat, baik yang diperoleh dari generasi sebelumnya dari sebuah komunitas masyarakat tersebut, atau didapat dari komunitas masyarakat lain, ataupun yang didapat berdasarkan pengalaman di masa kini yang tidak berasal dari generasi sebelumnya, termasuk juga dari kontak budaya dengan masyarakat luar atau asing.
Beberapa kearifan lokal kita lainnya, semisal  hutan kepungan silang, telah mampu mempertahankan produksi madu lebah hutan asli. Sistem eding (hutan perantara) dalam sistem ladang bepindah, mencegah hutan monokultur, erosi, dan banjir. Manggota kuaran (di Kuantan dan Kampar), telah pula menjaga pelestarian burung kuaran (sejenis burung berebah) tapi saat ini telah punah karena diburu dengan senapan angin. Pacujalur, mendidik masyarakatnya untuk selalu menjaga dan memelihara pokok-pokok kayu di rimbo gano. Mararuah, menjaga produksi ikan sungai. Batobo/botobo, sistem arisan  pertanian yang menjaga efisiensi waktu, biaya, dan hubungan silahturahi. Sistem peletarian hutan oleh suku-suku asli. Pengelolaan hutan ulayat dengan sistem rimbo larangan, dan ratusan atau mungkin ribuan lainnya yang terbukti ampuh diterapkan sejalan dengan kehidupan modern saat ini.
Uraian di atas memberi sedikit gambaran kepada kita, betapa nenek moyang dan ilmu pengetahuan masyarakat kita telah berkembang jauh ke depan melampaui zamannya, dan kearifan lokal bukanlah suatu yang ditemukan dan dikembangkan dalam jangka waktu yang instan. Tetapi memakan waktu, pengalaman, dan “ujicoba” yang beratus-ratus tahun.
Dalam dunia pendidkan sering kita melupakan pembelajaran berbasis kearifan lokal, yang sering kita jumpai adalah berbasis pendidikan karakter dan sebagainya. Dewasa ini kita berada dalam modernisasi zaman yang tak dapatdihindarkan lagi sehingga akan dengan mudah kita jumpai anak-anak yang bahkan tidak tau kearifan lokal bangsa Indonesia ini sendiri. Anak-anak sekarang ini dengan mudah dapat kita jumpai dengan keberadaan dunia game online sehingga permainan tradisional makin tergerus kemajuan zaman.
Tingkat kecanduan murid SD terhadap kecanduan game online ini sangat mengerikan karena anak-anak dominan berada dalam dunia online sehingga kurang sosialisasi dan pemahaman nilai dari sebuah permainan. Usia anak-anak murid SD adalah usia dimana harusnya anak-anak memahami nilai kehidupan dari hal kecil misalnya permainan tradisional ini juga pada masa ioni tingkat keinginan dan kecenderungan anak dalam bermain masih sangat tinggi karena belum terlalu banyak beban fikiran yang ada sehingga keinginan untuk bermain masih tinggi.
Melestarikan permainan tradisional pada era ini mungkin agak sedikit sulit karena anak-anak SD umumnya terkesan malas keluar akibat adanya canggihnya permainan yang cukup memberikan kebahagiaan tanpa harus keluar rumah dan berkeringat. Namun hal ini memberikan kemungkinan besar dapat kembali kita gaungkan salah satu metode atau strategi yaitu dengan memasukkan permainan tradisional sebagai salah satu muatan lokal sekolah dasar. Mengapa demikian? Hal ini diharapkan pelestarian permainan tradisional ini dapat menembus dunia pendidikan sehingga muatan lokal yang biasanya diisi oleh pertanian, seni, dan tata boga semacamnya yang juga bagian dari kearifan lokal ini juga dapat mengangkat eksistensi kearifan lokal lain khususnya Permainan Tradisional.
Permainan tradisional dalam muatan lokal terkesan lucu dan tidak berguna karena seperti hanya membuang waktu. Namun tanpa kita sadari dalam pemainan tradisional kita akan menemukan banyak nilai moral juga kebagahagiaan lain yang tak akan ternilai.
Dalam pengimplementasian dalam Muatan Lokal akan sedikit membingungkan awalnya karena kita tidak mengetahui bagaimana cara guru mengambil nilai siswa dalam pelajaran ini nantinya namun tidak perlu khawatir cukup mudah saja dengan adanya guru dalam pelajaran ini, guru diharapkan mampu dan menguasai permainan, tata cara permainan, pembuatan alat permainan dan nilai yang terkandung dalam permainan.
Dalam mata pelajan ini guru dapat mengajarkan secara berkala dengan target sasaran yaitu kelas 1-6 SD maka tingkat kesulitan permainan tradisional ini dapat dilakukan secara bertahap. Adanya mata pelajaran ini juga sebagai penghilang kejenuhan siswa yang harus memakan banyak pelajaran setiap harinya sehingga hiburan di sekolah dapat sekaligus dimanfaatkan sebagaim pelestarian budaya bermain bersama seperti ini serta pelestarian kearifan lokal yang tak dimiliki negara lain.
Siswa dapat diberi pelajaran mulai dari cara pembuatan, pelaksanaan permainan (praktek), dan nilai permainan yang dapat dilakukan secara berkelompok sehingga dapat juga melatih jiwa social antar siswa yang nantinyaq kan saling bekerjasama dalam hal ini tingkat kepedulian gura akan permaianan tradisional juga harus ditingkatkan sehingga memperhatikan zaman tidak hanya segi ekonomi namun hal ini tak luput dari sorotan juga.
·         Manfaat Permainan Tradisional
a.       Mengembangkan kecerdasan intelektual pada anak
Contohnya dalam permainan dakon, pada permainan dakon ini dapat melatih otak kiri anak dan melatih anak menggunakan strategi agar dapat mengumpulkan biji lebih banyak dari lawan (cari pengertian permainandakon ya bang)
b.      Mengembangkan kecerdasan emosi pada anak
Contohnya dalam permainan laying-layang, pada permainan ini anak-anak dilatih mulai dari proses pembuatan laying-layang yang mana kedua sisinya harus seimbang agar bisa terbang dan saat menerbangkannya anak dituntut untuk sabar mencari arah angin yang tepat untuk menerbangkan laying-layang dan menggerakkan tali layanagn dengan tepat agar tali tidak putus.
c.       Mengembangkan daya kreatifitas pada anak
Contohnya pada permainan pesawat-pesawatan baik yang terbuat dari kertas, kardus, dan lain-lain . permainan ini dapat melatih kreativitas mulai dari pencarian bahan untuk pesawat, membayangkan dan merancang agar pesawat terlihat menarik
d.      Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
Hamper semua permainan tradisonal dapat memberikan manfaat bersosialisasi yang baik karena permainan berazazkan kebersamaan contohnya dalam permainan gobak sodor, permainan ini bersifat berkelompok ini memberikan kesempatan pada anak untuk bersosialisasi.selain kebersamaan, anak juga diajarkan untuk menaati peraturan, bergiliran juga solidaritas dalam bermain.
e.       Melatih kemampuan motoric
Contohnya dalam permainan engklek,ketika anak meloncat dengan satu kaki maka anak harus berusaha menyeimbangkan tubuhnya dan loncatan yang dilakukan itubaik untuk metabolism anak.

·         Manfaat buruk dari game online
a.       Menjadi lupa waktu
Ini sangat memungkinkan, misalnya anak-anak yang gemar bermain game akan maen secara terus menerus berjam-jam bahkan sampai seharian pasti akan lupa waktu seperti waktu sholat, belajar, mandi, mengerjakan tugas sekolah, tugas rumah dan sebagainya
b.      Menjadi kecanduan game
Tentu tidak asing jika anak-anak akan cenderung bermain terus, lagi dan lagi akhirnya kecanduan
c.       Menjadi malas
karena dengan game itu seolah-olah ia tengah ada kegiatan padahal kegiatan bermain yang ia lakukan itu tidak benar
d.      Menjadi boros
Akan menjadi boros karena game online membutuhkan listrik, kuota, uang maupun pulsa paket, karena game onlian harus terhubung dengan server
e.       Kurang disiplin
Karena akan lalai dan lupa waktu, anak-anak gamer akan cenderung malas mengerjakan tugasnya, serta main yang kecanduan sampai larut malam membuat nya bangun kesiangan dan terlambat ke sekolah
f.       Tidak sehat
Karena aktifitas hanya dilakukan duduk atau berbaring saja maka bermain game online dapat merusak mata, pencernaan, tulang dan lain-lain karena mata terus kontak dengan monitor begitu pula tulng pinggul yang selalu menopang badan saat duduk maupun kegiatan yang hanya dilakukan dalam keadaan santai ini tidak dapat memberikan tubuh dari sengatan matahari, gerakaan yang memicu muncul banyak keringat yang menyehatkan.

Selasa, 29 Maret 2016

Kepada Mu Sepenuh Hati....



Surat Cinta Untuk Calon Imamku
(telah dibukukan bersama 111 surat cinta lainnya)


Assalamualaikum wr wb….
Kepadamu, dengan sepenuh hati ku torehkan rasa cinta dan rindu dalam tulisan ku. Apa kabar mu calon imam ku? Apa kesibukan mu sekarang? Adakah kau juga tengah sibuk mempersiapkan dirimu untuk jodohmu? Dan bolehkah aku berharap jadi jodohmu, berada di posisi makmum dalam sholat mu, menyiapkan kemeja dan membenahi dasi mu di setiap pagi. Calon imam ku perkenankan aku mencintai dan merindukanmu dalam doa ku.

Mungkin saja tuhan bosan mendengarkan doa tentang jodohku, aku penasaran siapa gerangan yang kan mendampingi hidupku kelak. Apakah kamu yang selama ini ku puja dalam diam, ataukah dia yang telah menyatakan perasaannya, ataukah seseorang yang belum sama sekali berjumpa. Andai jodoh bisa memilih dan Allah meridhoi, ku inginkan orang yang benar-benar mengerti ku, sifat ku juga keras kepala ku.
Tak tau harus kutujukan pada siapa surat ini, ingin rasanya aku tujukan padamu namun rasanya tak pantas lagi ku mengharapkanmu, ingin rasanya kutujukan pada dia namun hati ini berkata belum bisa menerima kehadirannya, namun kuberanikan diri tuk ungkapkan rasa ini untukmu.

Empat tahun ku mengenal dan diam-diam mendoakanmu, entah untuk alasan apa ku memiliki rasa yang berbeda pada mu, kata orang mencintai itu adalah kebahagiaan. Mungkin saja ini yang namanya bahagia, walau beberapa kali meneteskan air mata, hati ini tetap teguh akan rasa ku untuk mu, terselip kata dalam doa ku mengharapkan mu jadi jodohku.

Jika ku yang mencintai karena kebaikannya bukanlah cinta karena itu rasa terimakasih, jika  mencintai karena pintar bukanlah cinta itu karena kagum, jika aku cinta karena kau tampan itu bukan cinta, jika cinta karena kelucuanmu itu bukan cinta karena penasaran akan tingkah selanjutnya, tapi entah aku tak tau apa alasan ku mencintaimu, kau tak tampan, tak kaya, tak pandai, tak lucu, bahkan sampai detik ini ku tak tau seperti apakah dirimu, yang ku tahu aku mencintaimu.

Mungkin kau lupa jejak momen yang telah tercipta bersama, kau tahu betapa bahagia ku bisa berada dalam 1 garis lurus shaf sholat di depan ku, hanya tampak punggung mu saja ku bahagia seakan ku berada dalam posisi makmum mu, kau ingat saat ku mengobati luka di lututmu yang ku ikat dengan dasi ku, kita pernah satu kelompok, kita pernah kehujanan bersama, makan mie goreng dan dihukum bersama, terkunci dalam ruang yang sama,berada dalam kelas yang sama, betapa gila aku akan hal itu.  benar aku memang gila dan aku keras kepala. Hanya mampu diam dan tak berani berkata yang sebenarnya, andai aku bisa meminta kuinginkan kau jadi imamku.

Kau ingat masa kita saat masih bersama, suka duka dan bermusuhan pun pernah sampai akhirnya kita berada dalam satu hubungan yang lebih dekat meski tak direstui orang tua ku,selalu saja dengan sabar dan beraninya kau datang ke rumah bercengkrama sejenak dengan ku, saat orangtua ku terang-terangan tak menyetujui hubungan ini, dengan kukuhnya kau ingin bertahan, namun entah apa mungkin sudah takdir-Nya kini kita tak lagi bersama, meski Cuma jarak namu kurasa perasaan ini pun terpisah dengan sendirinya, mungkin ntah kini kau sudah melupakan mu,hanya ku yang mengingat dan memikirkan tentang mu juga keadaan mu.

Ahhh,,sepertinya aku sudah terlalu banyak membicarakan mu yang belum tentu jodohku bagaimana jika jodohku sebenarnya yang membaca surat ini tentu ku tak ingin menyakiti hatinya. Kepada mu calon imam ku yang ku tak tahu dimana dirimu kini dan kapan kita dipertemukan? Adakah kamu orang yang aku kenal atau orang yang sama sekali belum ku kenal? Yakinkan aku tuk sakinah bersama mu, jalani dan habiskan waktu bersama merajut asa cita kita.

Calon imamku, andai kau membaca surat ku jangan kecewa jika ada cerita orang lain yang didalamnya, dan andai orang lain yang kumaksud itu adalah kamu maka ku bersyukur akhirnya kau tau perasaan ku. Imamku, maafkan jika aku kelak mencintaimu berlebihan sudikah kau menerima masa lalu ku, dan tetap menjadikan ku seperti halnya ratu kecil mu. Aku manja dan ingin diperhatikan..aku cerewet dan keras kepala,,aku suka nyanyi dan betingkah bodoh layaknya anak kecil.

Tuhan…pertemukan aku dengan calon imamku dalam keadaan ku siap sholeha untuknya, diwaktu yang tepat dengan cinta yang tulus. Calon imam ku jaga kesehatanmu, jaga hati dan persiapkan dirimu tuk membina ku kelak. Ku disini kan persiapkan segala untukmu, dalam doa cara ku tuk mencintaimu…
Calon imamku, sepenuh hati ku kan menyayangimu terima aku juga keluarga ku, begitupun sebaliknya aku kan menerima apa adanya dirimu,,, calon imam ku sudi kiranya kau terima rindu ku melalui surat ini,, kapanpun dan dimanapun kau kini, membaca atau tidak surat ku ini. Kan kupastikan hati ini kukuh untukmu semoga cintaku padamu tak melebihi cinta ku pada tuhan ku. Kan kita saksikan taburan bintang malam bersama sayang, itu kebiasaanku yang ingin kulakuakan selamanya denganmu dirumah kita nanti. Ku ingin kau tahu “aku menunggumu, Bismillah Aku mencintaimu”
Dari calon makmum yang sedang menunggu mu Titik Karomah